Warga Boyolali Keluhkan Mati Lampu Bergantian, Ini Penjelasan PLN

Warga Boyolali Keluhkan Mati Lampu Bergantian, Ini Penjelasan PLN
Ilustrasi pemadaman listrik. (freepik.com)

Cakrawalabarat.com, BOYOLALI — Keluhan terkait pemadaman listrik mendadak dan bergantian ramai disampaikan warga Boyolali melalui media sosial pada Rabu (10/6/2026). Sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali dilaporkan mengalami mati lampu sejak pagi hingga malam hari tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Salah seorang warga Cepogo, Luqman Hakim, 22, mengatakan listrik di wilayahnya padam sekitar pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB.

“Itu mati lampu sama sekali enggak ada pemberitahuan, saya cek di IG PLN juga enggak ada. Kalau yang ada pemberitahuan di wilayah Banyudono,” kata dia.

Menurut Luqman, pemadaman listrik biasanya juga diikuti gangguan sinyal seluler. Kondisi tersebut membuat dirinya yang bekerja dari rumah harus mencari lokasi lain untuk tetap bisa bekerja.

Ia mengaku baru mengetahui pemadaman tidak hanya terjadi di wilayah Cepogo setelah mendatangi Kecamatan Boyolali dan mendapati sejumlah lokasi lain juga mengalami mati listrik.

Keluhan serupa disampaikan warga Musuk, Puji Astuti. Ia mengatakan listrik di rumahnya padam sekitar pukul 17.30 WIB dan kembali menyala sekitar pukul 20.30 WIB.

“Tadi pas kerja di kota mati listrik, ini pulang rumah juga mati listrik. Entah apa ada hubungannya dengan kenaikan Pertamax atau dollar, kok ngepasi harganya naik terus ada pemadaman. Semoga situasi semuanya segera membaik,” kata dia.

PLN Sebut Ada Pemeliharaan Jaringan

Manajer PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Boyolali, Taufiq Hidayatullah, menjelaskan pemadaman yang terjadi merupakan dampak dari kegiatan pemeliharaan dan penguatan jaringan distribusi listrik yang sedang dilakukan PLN.

Menurut dia, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

“Sehubungan dengan upaya peningkatan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat, PLN Boyolali sedang melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan penguatan jaringan distribusi listrik. Sehingga, sejumlah daerah sempat mengalami mati listrik,” kata dia.

Taufiq menjelaskan selama proses pekerjaan berlangsung diperlukan pengaturan pasokan listrik atau manajemen beban di beberapa wilayah Kabupaten Boyolali.

“Dalam pelaksanaannya, diperlukan pengaturan pasokan listrik atau manajemen beban pada beberapa wilayah di Kabupaten Boyolali,” kata dia.

Ia menegaskan PLN berupaya meminimalkan dampak pekerjaan terhadap pelanggan. Selain itu, seluruh petugas operasional telah disiagakan untuk memastikan kondisi kelistrikan tetap andal.

“Untuk saat ini kondisi sudah kembali normal,” kata dia.

Leave a Reply