Turunkan Angka Kemiskinan, Pemkab Sukoharjo Rehab 1.264 Unit RTLH Tahun Ini

Turunkan Angka Kemiskinan, Pemkab Sukoharjo Rehab 1.264 Unit RTLH Tahun Ini
Ilustrasi rumah tak layak huni (RTLH). (Dok Daerah)

Cakrawalabarat.com, SUKOHARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo melanjutkan program rehab rumah tidak layak huni atau RTLH dengan menyalurkan bantuan untuk 1.264 unit RTLH pada 2026. Bantuan rehab RTLH itu berasal dari APBD Sukoharjo dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat.

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukinan (DKPP) Sukoharjo, Taufik Aditama, saat diwawancarai Espos, Senin (27/7/2026), mengatakan pemerintah berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mengentaskan kemiskinan dari aspek infrastruktur hunian masyarakat miskin.

“Rehab RTLH merupakan salah satu program prioritas yang dijalankan Pemkab Sukoharjo setiap tahun. Target sasarannya warga miskin yang belum memiliki hunian layak,” kata dia.

Menurut Taufik, anggaran program rehab RTLH berasal dari berbagai sumber. Selain APBD Sukoharjo, sumber dana program rehab RTLH berasal dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat. 

Pada tahun ini, Pemkab Sukoharjo mengalokasikan bantuan rehab RTLH sebanyak 255 unit yang tersebar di masing-masing kecamatan. “Bantuan rehab RTLH dari Pemkab Sukoharjo bersumber dari APBD Sukoharjo. Saat ini, bantuan rehab RTLH disalurkan untuk 200 unit. Nanti, direncanakan ditambah 50 unit setelah pembahasan APBD-Perubahan 2026 selesai,” ujar dia.

Verifikasi dan Validasi

Sedangkan jumlah RTLH yang direhab menggunakan dana BSPS dari pemerintah pusat sebanyak 1.009 unit. Program rehab RTLH dari BSPS menyasar warga miskin yang tersebar di 167 desa/kelurahan di Kabupaten Jamu. 

Program rehab RTLH dari BSPS telah rampung dikerjakan di 260 unit. Sementara sisanya masih dalam tahap verifikasi dan validasi (verval) penerima manfaat. “Setelah proses verval rampung, maka segera ditindaklanjuti dengan pengerjaan rehab RTLH. Targetnya, kegiatan rehab RTLH rampung sebelum Desember 2026,” papar dia.

Program rehab RTLH juga dibantu perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR) serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sukoharjo. Taufik mengapresiasi Baznas Sukoharjo yang merespons cepat saat rumah warga miskin mengalami kerusakan akibat bencana alam seperti angin kencang.

Selain itu, gerakan kolaborasi penanganan RTLH yang dijalankan developer atau pengembang perumahan turut berkontribusi dalam percepatan penanganan RTLH. Esensi program rehab RTLH adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan penyediaan hunian layak huni. Targetnya adalah warga miskin. Selepas direhab, mereka bisa hidup lebih nyaman dan sehat,” urai Taufik.

Leave a Reply