Pemotor Bawa Celurit Masuk di SPBU Ceper Klaten, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pemotor Bawa Celurit Masuk di SPBU Ceper Klaten, Polisi Lakukan Penyelidikan
Tangkapan layar rekaman video viral rombongan pemotor bawa senjata tajam masuk di SPBU Kurung Ceper, Sabtu (31/10/2026) dini hari. (Istimewa/IG @infocegatanklaten)

Cakrawalabarat.com, KLATEN — Rombongan pemotor dan diduga ada yang membawa senjata tajam memasuki area SPBU Kurung di Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, akhir pekan lalu. Polisi masih menyelidiki kejadian tersebut.

Video rombongan pemotor itu beredar di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (31/10/2026) dini hari. Video itu diunggah melalui akun Instagram (IG) @infocegatanklaten.

“Bantu UP min biar para pelaku kenakalan remaja cepet ketemu, Video di ambil dari Cctv pom kurung ceper kejadian dini hari -+Jam 03.25 pagi tadi, sempat buat onar di sepanjang jalan pedan ceper. Trimakasih min, tolong sembunyiin identitas saya. Informasi ini untuk meningkatkan Kesadaran dan kehati hatian. Informasi Lapor Polresta Klaten bisa melalui chat bot 0811 25 5881,” tulis keterangan dari video yang diunggah.

Dalam video terlihat rombongan pemotor berboncengan mondar-mandir memasuki SPBU. Dari potongan video lainnya, terlihat dua orang berjaket dan mengenakan helm turun dari boncengan sepeda motor serta berjalan ke salah satu sisi SPBU sembari menunjuk. Diduga, di antara rombongan itu ada yang membawa senjata tajam berjenis celurit.

Kejadian itu terus didalami Kepolisian. Petugas dari Polresta Klaten bersama Polsek Ceper dan langsung mendatangi lokasi dan meminta keterangan dari sejumlah saksi sebelum video menyebar di media sosial.

“Kami sudah menindaklanjuti dengan mendatangi TKP dan menanyakan para saksi-saksi yang mengetahui. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” jelas Kapolsek Ceper, AKP Nahrowi kepada wartawan, Senin (2/11/2026).  

Dari keterangan saksi di lokasi, rombongan pemotor itu datang dari arah Pedan menuju Ceper. Nahrowi menjelaskan tidak ada korban maupun kerusakan dari peristiwa itu. “Untuk yang terluka tidak ada,” kata dia.

Leave a Reply