Cakrawalabarat.com, SOLO — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo meminta masyarakat mewaspadai beredarnya situs web tidak resmi terkait Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB. Situs penipuan yang mengatasnamakan SMP Negeri (SMPN) 1 Solo tersebut bahkan secara terang-terangan mencantumkan perincian biaya pendaftaran hingga belasan juta rupiah.
Berdasarkan penelusuran Espos, situs dengan alamat spmb.smpn1surakarta.id itu memuat informasi pendaftaran murid baru sekaligus mematok biaya pendaftaran senilai Rp16.502.500. Hingga Minggu (3/5/2026), situs tersebut masih dapat diakses secara bebas oleh publik.
Apabila pengunjung mencoba mengeklik menu pendaftaran di dalam situs itu, sistem akan mengarahkan pengguna untuk mengisi data-data sensitif, mulai dari nama lengkap, nomor WhatsApp, hingga data pribadi lainnya.
Kemunculan web SPMB palsu ini sempat memicu kebingungan di kalangan warganet. Salah satu pengguna Facebook bernama Andri Widi Arthanto sempat mengunggah tangkapan layar situs tersebut ke grup publik INFO CEGATAN SOLO (ICS) yang kemudian menuai beragam respons dari anggota grup lainnya.
“Cuma mau nanya apa sekarang mau masuk SMP Negeri ada biaya sebesar ini? Ini saya screenshot dari halaman SMPN 1 Surakarta. Web https://spmb.smpn1surakarta.id/. Apa bener web penipuan atau tidak?” tulis Andri melalui akun pribadinya, Kamis (30/4/2026), seperti dikutip Espos, Minggu.
Menanggapi temuan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Dwi Ariyatno memastikan situs yang mengatasnamakan SMPN 1 Solo tersebut adalah palsu alias hoaks. Dwi mengingatkan seluruh proses penyelenggaraan SPMB jenjang SD dan SMP negeri di Kota Solo hanya menggunakan satu pintu pada laman spmb.surakarta.go.id.
“Sistem aplikasi dan web resmi dari pemerintah hanya beralamat di spmb.surakarta.go.id. Apabila ada informasi terkait PPDB atau SPMB sekolah negeri di Kota Surakarta menggunakan alamat selain domain pemerintah yang legal berakhiran .go.id, dipastikan palsu dan hoaks,” katanya ketika dihubungi Espos, Minggu (3/5/2026).
Lebih lanjut, Dwi meminta orang tua murid lebih waspada dan berhati-hati saat mengakses tautan pendaftaran siswa baru. Ia menduga kuat situs palsu tersebut sengaja dibuat oleh oknum tidak bertanggung jawab sebagai sarana kejahatan siber.
“Mohon untuk bisa menjadi perhatian bersama. Dimungkinkan ada phishing atau praktik rekam data ilegal bermodus pendaftaran PPDB untuk sekolah negeri menggunakan alamat web tidak resmi,” katanya.

Leave a Reply