Cakrawalabarat.com, TEMANGGUNG — Mencari tempat wisata di Purbosari, Temanggung, Jawa Tengah, wisatawan tidak hanya bisa menikmati kolam renang dengan air dari mata air alami. Di kawasan Dusun Liyangan, terdapat pula homestay bernuansa alam hingga situs bersejarah yang menyimpan jejak kehidupan masyarakat masa lalu.
Menariknya, ketiga tempat tersebut berada dalam kawasan yang saling berdekatan sehingga dapat dikunjungi dalam satu perjalanan. Mulai dari bermain air, bermalam dengan suasana pegunungan, hingga mengenal peninggalan sejarah, semuanya bisa ditemukan di kawasan Liyangan.
Tiga destinasi tersebut yakni Kolam Renang Cinta Candi Liyangan, Homestay Kampung Peradaban, dan Situs Liyangan. Ketiganya menawarkan pengalaman berbeda, tetapi dapat menjadi pilihan dalam satu rangkaian perjalanan karena lokasinya tidak jauh satu sama lain.
Purbosari berada di kawasan pegunungan dengan suasana yang sejuk. Kondisi tersebut menjadi salah satu potensi yang dikembangkan pemerintah desa melalui sektor pariwisata. Pemerintah Desa Purbosari saat ini mencantumkan Kolam Renang Cinta Candi Liyangan dan Situs Liyangan sebagai tempat pariwisata desa.
1. Kolam Renang Cinta Candi Liyangan
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata air dengan suasana alam. Berbeda dengan kolam renang yang menggunakan air olahan, air di destinasi ini berasal langsung dari sumber mata air.
Air yang jernih dan dingin menjadi salah satu daya tarik Kolam Renang Cinta. Kawasan kolam ditata menyerupai taman dengan tiga kolam yang memiliki kedalaman berbeda. Pengunjung juga dapat menggunakan sejumlah pendopo yang tersedia untuk meletakkan barang atau bersantai.
Selain kolam renang, tersedia warung yang menyediakan makanan dan minuman. Kawasan tersebut juga memiliki panggung musik yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk bernyanyi dan menikmati waktu bersama rombongan.
2. Homestay Kampung Peradaban
Tidak jauh dari Kolam Renang Cinta, terdapat Homestay Kampung Peradaban. Pengunjung yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di kawasan Liyangan dapat memilih untuk bermalam di tempat ini.
Bangunan homestay menggunakan konsep rumah kayu dengan suasana yang dibuat dekat dengan alam. Meski demikian, fasilitas yang tersedia cukup lengkap, mulai dari tempat tidur berukuran besar hingga kamar mandi yang dilengkapi pemanas air.
Tersedia pula dapur bersama dan area terbuka untuk berkumpul. Selain menginap, wisatawan dapat mengikuti sejumlah aktivitas yang ditawarkan, seperti paket wisata menggunakan jip dan kegiatan berkebun.
3. Situs Liyangan
Selain menikmati wisata air di Kolam Renang Cinta atau bermalam di Kampung Peradaban, wisatawan dapat mengunjungi Situs Liyangan. Lokasinya masih berada di kawasan yang sama dan dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari area Homestay Kampung Peradaban.
Situs Liyangan memiliki karakter berbeda dari dua destinasi sebelumnya karena daya tarik utamanya terletak pada nilai sejarah dan arkeologi. Situs ini merupakan kawasan permukiman kuno di lereng timur laut Gunung Sindoro yang menyimpan berbagai tinggalan kehidupan masyarakat pada masa lalu.
Keberadaan Situs Liyangan membuat kawasan tersebut tidak hanya menjadi tujuan wisata rekreasi. Situs Liyangan juga menarik perhatian peneliti, akademisi, dan masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang kehidupan masyarakat pada masa lalu.
Dengan lokasi yang berdekatan, ketiga destinasi tersebut dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan dengan beragam aktivitas. Pengunjung dapat menikmati wisata air, bermalam dengan suasana alam, sekaligus mengenal tinggalan sejarah di kawasan Liyangan.

Leave a Reply