5 Hektare Hutan Jati di Sine Ngawi Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

5 Hektare Hutan Jati di Sine Ngawi Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya
Petugas gabungan saat memadamkan api di lahan jati milik warga di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Sabtu (25/7/2026). (Dok. Humas Polres Ngawi)

Cakrawalabarat.com, NGAWI — Kebakaran melanda hutan jati rakyat di Bukit Gogor, Dusun Plosokerep, Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 10.40 WIB. Sekitar 5 hektare lahan dilaporkan terbakar sebelum api berhasil dipadamkan oleh petugas bersama warga.

Kapolsek Sine AKP Heri Riyanto mengatakan kebakaran pertama kali diketahui warga yang melihat kobaran api muncul dari area lahan. Kondisi vegetasi yang kering akibat musim kemarau serta tiupan angin membuat api cepat merambat ke area sekitar.

Mendapat laporan melalui layanan darurat 110, personel Polsek Sine langsung menuju lokasi bersama anggota TNI dan warga untuk melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke kawasan lain.

“Laporan dari masyarakat langsung kami tindak lanjuti. Personel bersama TNI dan warga bergerak ke lokasi untuk memadamkan api hingga situasi berhasil dikendalikan,” ujarnya, Minggu (26/7/2026).

Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran terjadi di kawasan lahan rakyat seluas sekitar 78 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 5 hektare terdampak kebakaran. Lahan itu ditumbuhi pohon jati, mahoni, dan rumput. Meski dilalap api, tanaman jati dan mahoni dilaporkan tidak sampai mati.

Lahan yang terbakar diketahui milik lima warga Dusun Plosokerep, yakni Supriyanto, Suwandi, Ngadinem, Citro Senen, dan Sadi.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas juga masih melakukan pendataan terkait nilai kerugian material akibat kejadian tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Polisi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan hutan maupun lahan kering selama musim kemarau serta segera melapor apabila menemukan titik api agar kebakaran tidak meluas.

“Alhamdulillah, berkat kepedulian warga yang segera menghubungi layanan 110, kebakaran dapat dipadamkan dan tidak sampai meluas,” tandasnya.

Leave a Reply